Asyiknya Jadi Makelar Online

Tag

, , ,

Hanya mereka yang berubahlah, yang tidak akan tergilas oleh Jaman.

Peribahasa di atas berlaku juga buat Makelar dibidang apapun. Kalau ga mau ngikut jaman, siap-siap periuk nasinya gak bisa terisi nasi.

Dizaman yang canggih seperti saat ini, yang social media bisa menjangkau kemana-mana, sudah saatnya para makelar Offline mulai meningkatkan kemampuannya dan berpindah menjadi makelar Online.

Dengan adanya social media, orang yang ingin dimakelari tidak melulu orang yang kita kenal sehari-harinya di lingkungan. Bisa saja kita yang ada di sabang, memakelari orang lain yang ada di merauke. Why not?? Selama pembelinya ada, penjualnya mau dimakelari, selesai sudah urusan.

Begitu juga saya saat ini. Sebagai makelar yang sering disebut tetangga dan teman-teman sebagai “Palugada- alias apa lu mau gw ada” dengan adanya social media sangat membantu dalam menambah relasi, baik itu yang punya barang atau yang mau belinya. Dengan adanya social media dan juga jasa pengiriman yang menjamur bak cendawan dimusim hujan, memakelari saat ini sudah sangat mudah dan tidak perlu mengeluarkan keringat untuk nyamperin yang punya barang atau yang mau belinya.

Dengan bermodalkan Handphone dan kuota unlimited (katanya) dari indihome, sehari-harinya sehabis pulang kerja saya langsung berselancar di Group-group jual beli atau group perumahan yang ada disekitar daerah sini. Mengintip setiap barang yang dijual oleh pedagang di group atau barang yang dicari oleh orang lain.

Dibutuhkan feeling yang baik sebagai makelar online untuk melihat dan menerka-nerka keuntungan dari barang yang akan kita makelarin. Dalam proses ini, jam terbang tinggi adalah nilai positif untuk para makelar online untuk mengasah wawasan tentang harga suatu barang. Semakin sering kita berselancar dan memilih serta memilah, akan semakin tajam juga naluri kita untuk menentukan harga beli, harga jual maupun keuntungan yang akan didapat.

Saya pernah mendapatkan keuntungan 500 Ribu rupiah dalam waktu kurang dari 2 jam sahaja.

Jadi ceritanya di group komplek perumahan saya ada yang akan pindahan dan menjual barang-barang isi rumahnya karena ga mau ribet angkut-angkutnya. Kebetulan dia jual Showcase dengan harga 1 juta. 1 Juta Mennnn…. Iya beneran cuman 1 juta. Showcase yang harga barunya 2,5 juta dan harga bekasnya masih di angka 1,8-2 juta’an, dijualnya Cuma 1 JUTA THOKKK…!!!

Tau harga jualnya masih tinggi, langsung cuss inbox meluncur. Gak pake nawar, tuh showcase langsung tak jadi’in dan langsung angkut ke rumah.

Begitu barangnya udah di rumah, langsung tak bersihin dikit-dikit biar keliatan kinclong dan elegan (aslinya emang masih kinclong banget). Langsung foto-foto tuh barang dan upload di Group jual beli perumahan lain. Sengaja gak saya upload dan jual di group tempat saya beli, soalnya ntar penjualnya ngerasa sedih kalo tau saya nawarin harga barangnya 2 kali lipat dari harga dia jual.

Gak butuh waktu lama, inbox saya penuh dengan chattingan dari pembeli-pembeli lain yang berminat. Tawar menawar harga alot banget, dan inbox susul menyusul datangnya kaya air bah. Tapi ya gitu, kadang-kadang kalau jualan online harus sabar sesabar-sabarnya. Karena bukan hanya cinta yang bisa di PHP, penjual juga bisa di PHP ama pembeli. Istilah kerennya CLBK alias “Chatt Lama Beli Kagak”.

Ada yang sudah detail minta foto kiri, kanan, atas, bawah, depa, belakang, sampe dalem-dalemnya juga minta fotoin, begitu kita kirim fotonya, lha Cuma tanda “Read” doang tanpa ada balasan. Rasanya nyess banget, kaya yang lagi sayang-sayangnya tetiba di tinggal pegi #hiksssss

Setelah beberapa jam, akhirnya ada yang serius juga untuk meminang showcase yang saya jual. Gampang banget kalau mau tau pembeli yang serius atau nggak. Biasanya kalau yang serius mau dan berminat, dia bakalan langsung WhatsApp dan siap untuk langsung cek barang di rumah. Nah, buat kamu yang posting jualan di Facebook, kalau ada pembeli yang seperti ini, JANGAN DILEPASKAN. Karena pembeli seperti ini biasanya adalah pembeli potensial istilah kerennya. Sudah 80% jadi kalau pembelinya sudah hubungi Whatsapp dan siap ke rumah.

Showcase saya terjual dengan harga 1,5 juta passsss dalam waktu kurang dari 2 jam setelah saya posting.

Dengan modal 1 juta, saya bisa dapatkan keuntungan 50% dari modal saya dalam waktu kurang dari 3 jam setelah saya beli barangnya. Uhuyyy, akhirnya saya bisa nraktir anak dan istri saya buat makan bebek Madura walaupun di Kalender masih tanggal tua, bahkan sudah pikun tanggalnya.

Jadi, Saat ini kamu cuma mau jadi Penonton sahaja, atau mau ikutan jadi pemain. Tentukan pilihanmu, SEKARANG..!!

Bangkit Dari Kubur

Tag

, ,

Akhirnya saya kembali lagi ke rumah saya di blog ini, setelah hampir 4 tahun ga pernah ngurusin rumah saya dulu tempat bergalau ria.

Terakhir mengisi tulisan di blog ini di periode February 2016 atau sudah lebih dari 4 tahun yang lalu, tulisan terakhir saya terbit di sini.

Kangen memang buat menulis lagi. Tapi media-media sosial saat ini lebih mengasyikkan untuk diisi tulisan. Jadilah saya mulai berpaling dan tidak memperdulikannya.

Tapi belakangan ini, ketika saya mendaftar ke situs Freelance, banyak sekali pekerjaan freelance sebagai copy writing yang mempersyaratkan untuk memberikan contoh tulisan di blog. Jadi, mulai lagi kembali ke rumah saya. Mengisinya dengan tulisan-tulisan yang ga jauh-jauh dari isi kepala.

Jadi, sudahkah kamu siap untuk membaca semua tulisan saya mulai hari ini ?? ^_^

Standarisasi UMKM

Tag

, , , ,

Ada teman alumni sekolah yang beberapa waktu lalu berdiskusi.

Beliau lulusan IPB dan resign dari salah satu Bank BUMN, kemudian lanjut membuka usaha pakaian muslim.

Berdiskusi panjang terkait setting proses Produksi dan lainnya. Kebetulan keahlian beliau dibidang marketing, dan soal Produksi masih kesulitan untuk memanage nya.

Obrolan saya buka dengan pertanyaan “Kenapa ya kok UMKM semisal jual makanan, ketika membuka cabang lebih banyak tidak berhasil dibandingkan yang berhasil”?

Kenapa ya kok makanan di cabang A, rasanya tidak seenak di pusat atau di cabang B?

Lalu, kenapa makanan yang dijual McD atau KFC, rerata rasanya sama?”

Sengaja saya ambil contoh langsung yang ada di depan mata, agar diskusi bisa mengalir dan beliau ada bayangan.

Saya lanjutkan pertanyaan di atas dengan sebuah jawaban.
“Standarisasi”.
Ya, begitu banyak UMKM kebelet membuka cabang dimana-mana, namun belum ada standarnya. Atau jika ada, standarnya masih belum cukup bagus untuk diterapkan di cabang-cabang lainnya.

Standarisasi ini sangat penting, bukan hanya untuk UMKM saja. Sebuah perusahaan yang baikpun harus memiliki standar dan pemahaman yang sama atas standar yang sudah di buat.

Terkadang disebuah perusahaan, jika ada product reject atau masalah lain, buru-buru ambil kesimpulan dan menyalahkan manpower, tanpa melihat akar masalahnya.

Di akhir pembicaraan, saya beri tawaran kepada beliau. Jika membutuhkan setting UMKM dalam pembuatan standar atau setting proses, bisa hubungi saya. Akan saya buatkan BOM, Proses master, Routing Master, Standart kerja, Petunjuk Kerja dan lainnya secara gratis.

Mengutip dari Pak Mulyana Ahmad, ilmu itu harus disalurkan meskipun sedikit. Karena dari apa yang kita salurkan, Allah akan berikan kita ilmu-ilmu lain yang lebih banyak.

Untuk sahabat wordpress, yang membutuhkan teman diskusi untuk UMKM nya, bisa hubungi saya.
Atau jika membutuhkan pembuatan laporan excell yang mudah dan tidak Njlimet, bisa juga hubungi saya. Insya Allah saya akan bantu dengan gratis dan dengan maksimal kemampuan saya.

Rumus Sukses Mulia

Ilmu baru sore ini, tentang Rumus Sukses Mulia.

Harus ada ketiga komponen ini untuk mencapainya. Karena jika salah satu angkanya 0, maka bisa dipastikan tidak akan tercapai.

Yang pertama adalah Expert.
Untuk mencapai derajat Expert, kita harus selalu mengexplore kemampuan kita. Jangan pernah lari dari masalah dan jangan pula mudah menyerah. Karena untuk menjadi expert, dibutuhkan berulang-ulang dan terus menerus mencari solusi dari masalah yang kita temui.

Yang kedua adalah Aset. Aset disini adalah “Perusahaan” tempat kita bekerja.

Yang ketiga adalah Epos atau energi positif.

Jika dirangkum, expert adalah kemampuan, Aset adalah kesempatan dan Epos adalah kemauan.

Untuk Expert dan Epos, lebih mudah mencapainya karena berhubungan dengan diri kita sendiri. Jika kita mengusahakannya, maka kita akan bisa memilikinya.

Namun bagaimana dengan Aset atau Kesempatan? Ini lebih sulit karena berhubungan dengan “Nasib” atau Rezeki kita.

Begitu banyak orang pintar yang memiliki energi positif, namun tidak memiliki kesempatan.

Untuk itu, persiapkan expert dan Epos yang ada pada diri kita. Jika kedua ini sudah ada dan Allah berikan kesempatan, maka lebih mudah untuk mencapai “Sukses Mulia”

Training #Sukses #Mulia #Expert #Epos #Aset

Negative Thinking

Beberapa hari masuk kerja, saya dicekoki ketakutan-ketakutan akan masa depan saya di tempat ini oleh para senior saya. Mereka menceritakan bahwa orang yang saya gantikan, selalu dimarahi oleh atasan saya dan di tempat ini operator tidak diperbolehkan lembur dengan alasan apapun.

Tahun 2007 saya diterima sebagai operator Incoming Quality Control di tempat saya bekerja saat ini.

Beberapa hari masuk kerja, saya dicekoki ketakutan-ketakutan akan masa depan saya di tempat ini oleh para senior saya. Mereka menceritakan bahwa orang yang saya gantikan, selalu dimarahi oleh atasan saya dan di tempat ini operator tidak diperbolehkan lembur dengan alasan apapun.

Terbayang kesulitan yang akan datang di tempat baru saya ini. Mulai dari bayangan setiap harinya diomeli oleh bos, sampai dengan pemikiran “wah, ga boleh lembur cuma ngandelin GP doang dong”.

Omongan senior saya mulai mencuci otak saya sampai dengan keinginan untuk pergi dari sini.
Saya mulai menghubungi rekan-rekan saya dan mulai mencari pekerjaan baru untuk pergi dari perusahaan ini.

Namun suatu ketika, saya membaca artikel tentang “negatifnya pemikiran”. Ya, terkadang hal buruk yang kita fikirkan kedepannya nanti, jika kita jalani hasilnya tidak akan seburuk yang kita kira. Kita hanya perlu berusaha dengan baik dan selalu berfikiran positif.

Terbayang kesulitan yang akan datang di tempat baru saya ini. Mulai dari bayangan setiap harinya diomeli oleh bos, sampai dengan pemikiran “wah, ga boleh lembur cuma ngandelin GP doang dong”.

Omongan senior saya mulai mencuci otak saya sampai dengan keinginan untuk pergi dari sini.
Saya mulai menghubungi rekan-rekan saya dan mulai mencari pekerjaan baru untuk pergi dari perusahaan ini.

Namun suatu ketika, saya membaca artikel tentang “negatifnya pemikiran”. Ya, terkadang hal buruk yang kita fikirkan kedepannya nanti, jika kita jalani hasilnya tidak akan seburuk yang kita kira. Kita hanya perlu berusaha dengan baik dan selalu berfikiran positif.

Allhamdulillah, setelah dijalani ternyata omongan senior saya tidak ada yang terbukti. Atasan saya tidak pernah sekalipun memarahi atau membentak saya. Dan setiap pekerjaan yang membutuhkan lembur, beliau selalu approve.

Dan sampai saat ini saya masih bertahan di sini dengan jabatan supervisor, yang sebelumnya seperti mustahil akan mencapainya.

Intinya, jangan dengarkan omongan negatif dari orang lain. Selalu berfikir positif dan berusahalah dengan sebaik mungkin. Karena Allah sesuai prasangka hambaNYA

Melejit Bersama

Ketika dulu dipercaya menjadi Leader Outgoing Quality Control, saya selalu mencekoki member saya untuk tidak merasa “lebih rendah” jika berhadapan dengan Leader, Foreman, atau Supervisor Produksi.

Adakalanya member saya selalu “kikuk” untuk komplain ke atasan Produksi karena merasa mereka hanya Operator.

“Kamu memang Operator, tapi Operator Quality Control bukan Operator Produksi. Jadi jangan merasa kikuk, karena mereka bukan atasan kamu. Kalau memang Produksi ada kesalahan, komplain saja ga perlu ragu. Kalau tidak digubris, kirim email dan CC ke saya. Kalau tidak ada tanggapan, nanti saya bantu follow-up”.

Sebagai atasan, kita harus mendidik member di bawah kita untuk lebih percaya diri dalam menghadapi Departement lain yang jabatannya di atas mereka.

Bukan ingin lepas tanggung jawab, tetapi itu adalah salah satu cara pengkaderan untuk mereka. Karena atasan yang baik, adalah atasan yang bisa Mengkader mereka yang di bawahnya untuk segera melejit bersama.

Waktu….

waktu

Sumber gambar : Google Image

 

Waktu terus berlalu..

Entah disadari atau tidak, dia selalu bergulir maju. Melindas semua yang dilalui. Tak perduli mereka yang dilalui berhenti karena terlalu capai, berhenti karena sulit untuk maju, atau memang sudah diniatkan untuk berhenti. Apapun itu, jika berada didepan mata, maka terlindas adalah pilihan satu-satunya.

Sepertinya baru kemarin, melewati masa kanak-kanak bersama tetangga sekitar. Menikmati hujan sembari bermain sepakbola, Men-syukuri kemarau karena bisa “Motas” dan “Nawu” untuk mendapatkan ikan, atau memanen semangka, rambutan, jeruk, mangga, atau buah yang lainnya meskipun kami tidak ikut menanam.

Sepertinya, baru kemarin menghabiskan masa-masa sekolah. Masa dimana bersama teman dunia nyata menghabiskan hari. Masa dimana waktu seakan selalu bersama kami, menikmati masa muda dengan bahagia.

Sepertinya baru kemarin, bersorak-sorai dikarenakan guru mata pelajaran tidak bisa masuk kelas. Sepertinya baru kemarin, menghabiskan waktu pulang sekolah mengikuti ekstra kurikuler sebagai alasan agar bisa melihat wanita pujaan (Upss..keceplosaannn).

Dan, seperti baru kemarin kejadiaanya, masih terekam jelas di dalam memori kepala. Semuanya seperti terjadi kemarin. dalam rentang waktu yang tidak sampai 24 jam untuk menceritakannya kembali.

Saat ini, semua sudah mendekati renta. Sibuk memikirkan esok makan apa, atau memikirkan bagaimana memberikan kebahagiaan untuk keluarga. sahabatpun sudah sebatas maya, bertegurpun segan takut terlupakan.

Waktu..ya, waktu semakin sempit. Saat ini kita berada dalam alur menggantikan orangtua kita. Kecil,besar,muda,dewasa,kemudian renta. Saat ini kita dijalur orangtua kita, mendidik anak untuk kembali mengggantikan kita hidup di dunia.

Waktu..ya, waktu…

Semakin sempit, semakin dekat, dan tak lama lagi menindas kita dalam renta…

Cikarang, 29 February 2016

 

Tips dan Trik Menggaet Wanita

Oke prend-prend semua, hari ini gw bakalan share Tips dan trik buat ngegaet wanita.Dari judul juga gak perlu gw jelasin ya, nih tips dan trik hanya bisa dipakai buat Pria buat ngegaet wanita idamannya.

Jadi buat elo-elo semua yang ngerasa wanita, waria ataupun yang belum jelas keduanya, dimohon untuk tidak mempraktekkan apalagi mengamalkan semua yang gw tulis hari ini. Karena semua akibat dan juga kejadian yang menimpa sodara-sodara semua gegara gak ngikutin syarat Utama yang gw tulis diatas, itu adalah tanggung jawab dan resiko masing-masing.

Oke, sebelum gw nulis panjang plus lebar plus tinggi, gw Cuma mau kasih tau sedikit info, kalo gw ini disebut ama temen-temen gw sebagai Playboy orang yang pinter naklukin hati wanita. Yah, gw sih gak tau kenapa mereka nyebut gw gitu. Mungkin gegara wajah gw yang hancur ganteng ini kali yak.. #Dilarangprotes

“Menggaet wanita”.

Kalo dalam Kamus Kecil Bahasa Indonesia, menggaet itu asal katanya adalah mengait atau kait.

Jadi, yang pertama dan yang paling Utama perlu dipesiapkan dalam hal gaet-menggaet wanita adalah “Kait”.

Kait yang elo-elo harus punya bisa beragam tergantung dari wanita yang mau lu gaet plus siKONTOLeransi pada saat lu mau ngegaet. Karena ini adalah hal yang paling Utama, jadi kalo tanpa hal ini maka semua yang elo lakuin bisa jadi bakalan hampa sia-sia tanpa makna dan aksara #hallah..

Seperti yang udah gw singgung di atas, kait yang elo punya harus dikondisikan sesuai keadaan dan juga siapa yang elo mau gaet. Wanita itu penuh misteri men. Lo gak bisa nebak-nebak isi pikiran mereka kayak dedy corbuzer. Elo juga gak bisa “nyoba-nyoba” buat tau apa yang mereka inginkan. Sebab kalo elo udah salah sekali dilangkah awal, maka semuanya bakalan runyam dan lenyap tak berbekas. Elo bakalan lebih susah buat ngedeketinnya.

“Terus, gw harus gimana dong Mbah Jambrong”.. Tanya hati lu sembari baca nih artikel.

“Tenang aja Nang, ayo dibantu tepuk tangan ya…Prok..prok jadi apaaaa..??? #gaya Mbah Tarno.

Kalo saran dari gw, jadilah diri elu apa adanya. Ya jaim-jaim dikit perlulah, tapi jangan ampe kaliwatan. Cewek itu perasa men, dia bisa ngerasain elo yang tulus atau elo yang bulus. Mereka bisa ngerasain apa yang elo omongin itu beneran ato Cuma bualan. Inget, jadi diri elu apa adanya. Ga usah belagak pake pakaian elvis Presley gegara elu pengen ngegaet cewe dengan kacamata nako plus rambut kepang 1000. Elo juga gak perlu berubah jadi ariel peterpen Cuma buat ngegaet cewe sekelas Lu Nah Maya. Yang elo perluin Cuma PD tingkat dewa plus banyolan sekelas Budi Anduk.

Meningkat ke hal ke-2 yang perlu elo persiapin buat ngegaet orang yang elu suka adalah PD ato Percaya Diri.

Ya, Percaya Diri alias lu percaya ama diri lu sendiri. Jangan sekali-kali lu percaya ama temen deket lu buat minta bantuan ngegaet cewek yang elu taksir. Bisa berabe ntar, karena udah banyak contoh dan juga kejadian didepan mata, temen deket ngebalap ditikungan terakhir.. ha…ha…ha..

Mulai pupuk Percaya diri lu buat ngadepin cewek. Ilangin gagap,gugup plus gegep ketika elu lagi deket ama doi.

Banyak-banyakin baca juga ye, biar kalo lo pas ngobrol ama doi bisa nyambung. Jangan ampe kejadian elu ngomong soal planet nimex, doi Cuma bengong-bengong doank sembari ngacay kemana-mana.. :p

Oke, itu 2 jurus yang belum kelar semua gw tulis. Besok-besok kalo gw udah inget jurus yang laen, dilanjut lagi bahasannya.

Yang perlu lo pikirin baek-baek dan perlu lo sadar, tulisan ini gw buat pas gw lagi ngantuk berat di jam gawe dengan mata 5 watt dan pikiran lagi melayang ke tempat tidur.

Dan satu lagi, gw juga pernah ngerasain jadi jombloer selama bertahun-tahun kayak elo-elo pada.

Jadi kesimpulannya….???!!!

Selamat ****** Pejabat

  • Selamt pagi, siang, malam,.. Tuan Pejabat ..!!!
  • Semoga hari ini kau masih sehat…
  • Tak hanya ragamu saja, namun juga jiwamu pun terikut sehat…
  • Selamat pagi tuan pejabat…
  • Semoga ocehmu masih kuat…
  • Seperti yang kita lakukan dulu ketika masih bangsat..
  • Berarak ramai suarakan ketidak adilan..
  • Masihkah kau seperti dulu..??
  • Keluarkan urat leher berteriak nyaring..??
  • Masihkah kau seperti dulu..??
  • Kepalkan tangan dan tak pernah ragu..??
  • Teriakan sama dan selalu berulang-ulang..??
  • Teriakan yang sering dikatakan terlalu nyinyir..??
  • Masih adakah teriakan itu..??
  • Atau saat ini sudah hilang terganti deru mesin mobil mewahmu..??
  • Selamat siang tuan pejabat…!!
  • Sudah lama aku tak menonton dirimu yang monoton..
  • Sudah lelah aku menyaksikan Operamu dilayar TV..
  • Kau yang dulu selalu menggebu-gebu..
  • Seakan kini tlah hilang semangat…
  • Kau kulihat hanya duduk sedikit mengantuk dikursi empukmu..
  • Tak ada teriakan lagi…
  • Semua hilang sudah…
  • Tergantikan oleh suara riuh opera sabunmu…
  • Selamat malam tuan pejabat…!!!
  • Semoga jiwamu masih sehat…